Kamis, 16 Agustus 2018

MATI ATAU MASUK PENJARA?

     
       Pada tanggal 16 Agustus 2018 diadakan Desiminasi Informasi P4GN Melalui Media Konvensional dengan media tatap muka pemuda milenial Kota Bengkulu oleh BNN bersama Blogger Bengkulu (BoBe) dan Bengkulu Youth Forum (BYF) di Xtra Hotel, Tanah Patah, Ratu Agung, Kota Bengkulu, Bengkulu 38223. 

       Dikesempatan kali ini desiminasi dibuka langsung oleh Alexander S Soeki, S. Sos, Kepala Badan Narkotika Nasional Kota Bengkulu dan dengan Nuche Marlianto, SKM, Msi, MKM, sebagai pemateri Jafung Penyuluh Narkoba Ahli muda menerangkan bahwa pengguna narkoba di Indonesia tercatat sebanyak 5,1 juta jiwa setiap tahun nya ada sekitar 15 ribu jiwa melayang karena menggunakan narkoba sedangkan pengguna narkoba itu paling banyak berada di usia produktif 24-30 tahun.
       Di Kota Bengkulu sudah ada 11.071 orang meninggal karena disebabkan NARKOBA, sedangkan terdapat 22.605 orang terlibat narkoba untuk Prov. Bengkulu dan 5.670 orang lain nya merupakan warga Kota Bengkulu.


       Kegiatan ini berlangsung tertib dari pukul 08.00 sampai dengan selesai sehingga para relawan sangat antusias dalam kegiatan kali ini. Para relawan ini nantinya akan dipilih sebanyak 15 orang sebagai penggiat anti narkoba yaitu individu yang dibina dan dilatih oleh BNN yang berfungsi membantu dan mendukung BNN untuk melaksanakan tugas dan fungsi BNN bidang pencegahan dan rehabilitasi. Tujuan dari pembentukkan penggiat anti Narkoba adalah untuk membangun budaya hidup sehat anti narkoba dengan menunjukkan bahwa masyarakat adalah subjek yang memiliki peran penting dalam mendukung program P4GN.


Adapun kegiatan penggiat anti narkoba sendiri yaitu :

  1. Penggiat anti narkoba secara mendiri disekolah/kampus masing-masing
  2. Kampanye anti narkoba melalui media sosial maupun elektronik
  3. Pemanfaatan media sebagai media edukasi Narkoba, seperti majalah dinding, bulettin, koran kampus dll
  4. Sosialisasi Bahaya Narkoba di sekolah/kampus
  5. Mebawa ke IPWL apabila ada teman yang menyalahgunakan narkoba
  6. Mengadakan kegiatan yang produktif untuk menjauhkan diri dari rayuan menggunakan narkoba
  7. Melaksanakan Tes Urine Narkoba deteksi dini di sekolah/kampus
  8. Melaporkan peredaran gelap narkoba kepada polisi atau dengan menghubungi contact center BNN
      Dengan demikian diharapkan nantinya generasi penerus bangsa terutama generasi milenial agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan NARKOBA.





Rabu, 15 Agustus 2018

Dear Diary

Bengkulu, 15 Agustus 2018

Bagaimanapun juga siapa sangka dugaan orang ada benarnya. Namun, hal itu bisa mengikat hati seorang satu sama lain. Hari ini Penjadwalan mengambil KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) bagi saya yang besekolah di kampus tercinta. Namun, bagaimanapun juga intinya kita harus mementingkan sahabat lama di bandingkan yang baru meski teman kita pernah menyakiti hati kita. Tapi setidaknya kita tahu bagaimana tipe teman kita yang lama apakah begini maupun begitu. Tak terlepas pula bahwa orang yang kita baru kenal belum lah terbukti bisa mengalir bersama aliran karakter kita selama ini. 

Dalam pikiran ini haruslah berisi perhitungan dan kenyataan berupa fakta tanpa opini. Saya pun sudah mengepos kaya pertama saya dalam lomba pertama saya di kampus nih lihat,





 Buruk sih buruk tapi tak akan ada yang menduga betapa berharganya ini bagi saya. Bukanlah karya saya sepenuhnya karena saya hanya mengandalkan beberapa drive dari manga favorite saya. Saya hanya mendesain dan membuat kata-kata gombalnya saja. Tapi saya sangat berharap bisa menang dalam karya utama saya ini...karena modal saya dalam berkarya selama masa kuliah ini sudah d mulai dari sini....

salam buat keluarga di sana,





Selasa, 26 Juni 2018

SADU : PROGRAM APLIKASI SASTRA BERBASIS ANDROID


PENDAHULUAN

Latar Belakang
Permasalahan yang sering terjadi pada pembuatan karya satra dikalangan remaja yaitu (1) pola pikir yang menganggap karya sastra adalah sesuatu yang kuno dan sulit, (2) pendidikan mengenai karya sastra juga dianggap sebagai momok yang menakutkan remaja karena pelajaran sastra di sekolah tidak disampaikan dengan cara yang menarik, (3) remaja juga memiliki ketakutan apabila karya sastra yang ia buat tidak dihargai oleh orang lain,  (4) remaja sulit mengungkapkan pikirannya menjadi sebuah tulisan sastra yang indah, (5) kurangnya pengembangan wawasan dan pengetahuan bagi remaja yang pernah mengenal sastra. Pendidikan sastra bagi remaja masih menggunakan prosedur   yang   lama   serta   belum   memanfaatkan   perkembangan teknologi.
Perkembangan teknologi informasi sangat cepat seiring dengan kebutuhan akan informasi dan pertumbuhan tingkat kecerdasan manusia. Android merupakan salah satu hasil perkembangan teknologi  yang sangat membantu. Kelebihan dari android yakni fleksibel, mudah dibawa kemana-mana, tidak memakan space memory yang besar, serta dapat diatur sedemikian rupa sesuai keinginan kita. Sehingga penulis memberikan gagasan yaitu Program aplikasi beasiswa berbasis android dengan nama SADU (Sastra Education)”

Tujuan
Tujuan penulis adalah (1) memberikan solusi alternatif dalam bentuk program aplikasi berbasis android, (2) menyediakan sarana untuk meningkatkan wawasan pengetahuan dalam bidang sastra, (3) menyediakan  sarana  menyimpan  dan mengelola data informasi yang aman dan fleksibel, (4) merumuskan strategi dalam pembuatan sastra sehingga mudah dan menyenangkan, (5) menyediakan lapak online shop bagi para penjual buku seputar karya sastra guna mendapatkan penghasilan bagi pihak pengelola.

Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang dan tujuan diatas dapat dirumuskan permasalahan yang akan diselesaikan yaitu :
1.   Membuat program aplikasi SADU (Sastra Education) berbasis Android.
2.   Membuat fitur News & Education yang  berupa game berisi wawasan dan pengetahuan mengenai sastra yang terdapat dalam aplikasi SADU (Sastra Education).
3.  Membuat fitur Akun (ID user & Password) untuk menyimpan data informasi yang aman dan dapat diperbaharui kapanpun.
4.  Membuat tips-tips mengenai sastra dalam bentuk video dan memberikan materi dalam bentuk mp3.
5.  Membuat lapak Online shop yang dikelola oleh pihak tulis.me.

Tinjauan Pustaka
Sastra merupakan suatu bentuk dari hasil kerja seni kreatif yang dapat digunakan sebagai media untuk menampung serta menyampaikan ide, teori dan sistem berpikir manusia. Sastra juga merupakan cerminan dari masyarakat yang di dalamnya menggambarkan kehidupan sosial masyarakat. Sastra dibuat dengan tujuan dapat dimanfaatkan oleh masyarakat. Karya sastra yang telah diciptakan oleh sastrawan hendaknya mampu memberikan kenikmatan pada pembaca dan dapat diambil manfaatnya. Dalam  hal ini terobosan baru yaitu SADU diharapkan mampu menumbuhkan minat para remaja untuk mengembangkan seni kreatifnya dalam hal sastra.
Sistem aplikasi mobile (SADU) merupakan aplikasi yang dapat digunakan walaupun pengguna berpindah dengan mudah dari satu tempat ketempat lain tanpa terjadi pemutusan atau terputusnya komunikasi. Aplikasi ini dapat diakses melalui perangkat nirkabel. Android adalah kumpulan perangkat lunak yang ditujukan bagi perangkat bergerak mencakup sistem operasi, middleware, dan aplikasi kunci. Android dapat digunakan oleh setiap orang yang ingin menggunakannya pada perangkat mereka.

Pengelolaan dan Penyimpanan Data Informasi yang Aman dan Fleksibel
Keunggulan berkas yang tersimpan dalam akun aplikasi yakni tidak mudah hilang dan dapat diperbaharui kapanpun sesuai keinginan. Fitur Account merupakan sistem yang sangat efektif dan fleksibel dalam mengelola data informasi akun. Sistem ID & Password yang dapat menjamin keamanan dalam mengakses data informasi. Data informasi yang selalu diperbaharui dapat mengetahui perkembangan sastra terbaru di Indonesia.

Solusi Strategis dalam memberikan tips-tips seputar sastra
Tips-tips yang diberikan dalam SADU diharapkan mampu meningkatkan kemampuan para remaja dalam hal sastra .  Pemberian kemampaun yang  berupa  ilmu  pengetahuan,  softskill,  dan sosial  sangatlah  penting  dalam  meningkatkan  pendidikan remaja.  Fitur  News  &  Education merupakan  fitur  yang berisi  pengetahuan  dan  pembelajaran  bagi  para  pengguna aplikasi sebagai sarana dalam meningkatkan pengehatuannya tentang sastra. pengadaan program pelatihan-pelatihan yang dilakukan oleh pihak pengelola sastra dapat membantu meningkatkan softskill para peserta  remaja dalam hal sastra.  Pelatihan  yang  diadakan  dapat  disosialisasikan  melalui  fitur
Contact atau diinfokan melalui fitur News & Education agar lebih efektif dan efisien.

Penghasilan Dana Tambahan Melalui Periklanan
Perusahaan-peruhaan selalu mengiklankan produknya pada aplikasi-aplikasi terutama aplikasi  yang  populer  di  kalangan  masyarakat.  Tentunya  dari  iklan  tersebut  pengelola Sastra akan mendapat sponsor dan dana dari perusahaan yang mengiklankan produknya pada aplikasi ini.



Gambar Desain Tampilan Aplikasi SADU dan Logo Icon nya



Gambar 1 merupakan desain interface dan logo dari aplikasi SADU, dengan user Takumi Usui dan terdapat enam menu yaitu home, account, contact, news & education, help dan About us. Fitur-fitur dari aplikasi ini dapat dilihat pada tabel 1.

Tabel 1 Manfaat dan Keunggulan fitur-fitur Aplikasi SADU.
Fitur
Manfaat dan Keunggulan
Account
Lebih aman dalam menyimpan berkas data informasi karena menggunakan id user dan password. Terdapat lapak tanya jawab guna mendapatkan pemahaman dunia sastra lebih mendalam bagi pengguna sehingga menghadirkan wawasan luas bagi remaja.
News & Education
Terdiri dari game dan video sebagai media edukasi serta berita ter-update,
Iklan
Memberikan suntikan dana demi perkembangan aplikasi.
Contact
Mempermudah  berkomunikasi  dan  bersilaturahmi  satu  sama  lain  agar terjalin hubungan yang erat sesama penyuka sastra.

PENUTUP
SADU menjadi terobosan baru dalam meningkatkan kemampuan para remaja dalam hal sastra dengan program berbasis aplikasi android. Program aplikasi ini dirancang dengan sistem dan fitur yang  sangat  menarik  sebagabentuk  mengikuti  perkembangan  teknologi.  Aplikasi  ini menjadi solusi berbagai masalah yang dihadapi saat ini dan menjadi langkah strategis dalam program beasiswa yang memajukan pendidikan bangsa Indonesia yang lebih baik.

DAFTAR PUSTAKA
Budianta, dkk, Melani. 2003. Membaca Sastra. Magelang : Indonesia Tera.
Idawati, Eka. 2010. Sastra Remaja: Aset Luar Biasa. Tersedia: http://media-s  astra-nusantara.blogspot.com/2010/04/sastra-remaja-aset-luarbiasa.html. Diakses pada tanggal 22 Juni 2018.s



--TERIMA KASIH--


BIODATA SINGKAT


Penulis kelahiran Suka Merindu, 21 Februari 1997 ini bernama Aryani. Tercatat sebagai mahasiswi S1 Teknik Informatika di UNIB (Universitas Bengkulu). Sekarang kost di Merpati 4, Rawa Makmur, Bengkulu.
Penyuka warna putih dan hijau muda ini kembali aktif di dunia literasi sejak bergabung dalam Keluarga Sastra Teknik Informatika. Kritik dan saran bisa disampaikan lewat akun facebook Aryani.

MEDIA SOSIAL
FB     : Aryani
IG     : aryani_sun
Line  : aryani_shand
Wa    : 085382992499